PENGALAMAN MENGAJAR: MENUMBUHKAN KREATIVITAS ANAK SDN JAMBU BARU 1
Kami dari divisi pendidikan
mengabdikan diri di sebuah sekolah dasar di desa Jambu Baru yaitu di SDN Jambu
Baru 1. Sekolah ini merupakan pusat pendidikan bagi anak-anak desa Jambu Baru
yang antusias untuk belajar dan menuntut ilmu. Sebagai divisi pendidikan dari
pengabdian ini kami mempunyai misi untuk menumbuhkan dan mengembangkan
kreativitas anak-anak melalui berbagai program dan kegiatan. Selama lima hari
kegiatan, kami mengadakan berbagai aktivitas kreatif dan edukatif yang
bertujuan untuk meningkatkan keterampilan serta pengetahuan anak-anak di SDN
Jambu Baru 1. Adapun program yang kami rancang meliputi olah botol bekas
menjadi lampion, membuat kolase dari kardus bekas dan daun, cerita boneka
tangan, membuat pojok baca, membuat mading, lomba bercerita menggunakan bahasa
daerah bakumpai, senam, serta permainan tradisional.
Hari pertama kegiatan pengabdian kami dimulai dengan perkenalan dengan kepala sekolah dan seluruh staf pengajar SDN Jambu Baru 1 dengan suasana hangat yang menyambut. Kami juga berkesempatan bertemu dengan semua murid. Anak-anak menyambut kami dengan senyuman dan antusiasme yang luar biasa. Setelah sesi perkenalan, kami langsung memulai kegiatan pertama yaitu olah botol bekas menjadi lampion bersama anak-anak di dalam kelas. Namun, sebelum mulai kami mengajak anak-anak untuk bernyanyi bersama dan bermain game ice breaking terlebih dahulu. Kegiatan bernyanyi dan bermain ini kami lakukan setiap pagi sebelum memulai kegiatan kadang juga kami lakukan di sela-sela kegiatan. Kegiatan ini sangat penting untuk membangkitkan semangat dan mempererat keakraban. Setelah bernyanyi dan bermain kami mulai membuat kreativitas botol bekas menjadi lampion. Anak-anak sangat bersemangat mengubah botol bekas menjadi lampion yang indah. Kami memandu mereka dengan penuh semangat, membantu mereka mengekspresikan kreativitas mereka. Kreativitas anak-anak sungguh luar biasa. Hasil kreativitas mereka yang telah jadi, kemudian kami pajang bersama anak-anak di dalam kelas sebagai hasil karya mereka. Setelah kegiatan membuat kreativitas dari botol bekas berakhir, kegiatan kami selanjutnya berlangsung pada sore hari. Di mana setiap pukul 4 sampai 6 sore, kami mengajak anak-anak untuk bermain bersama di lapangan sekolah. Permainan yang kami mainkan adalah jenis permainan tradisional seperti enggrang, kelereng, lompat tali, dan banyak lagi permainan lainnya yang diminati oleh anak-anak dan membuat suasana semakin meriah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan anak-anak pada permainan tradisional serta mendorong mereka untuk bermain dan berinteraksi langsung dengan teman sebayanya.
Pada hari kedua, kami melanjutkan kegiatan dengan cerita boneka tangan di alam terbuka, anak-anak kami kumpulkan untuk duduk di atas terpal yang telah kami siapkan di lapangan sekolah. Sebelum memulai cerita, seperti biasa anak-anak kami ajak bernyanyi lagu-lagu ceria dan permainan sederhana terlebih dahulu untuk membangkitkan semangat anak-anak. Setelah sesi bernyanyi, kegiatan cerita boneka kami mulai. Cerita yang kami bawakan menceritakan tentang kehidupan hewan yang penuh dengan nilai-nilai moral. Anak-anak sangat terhibur dan belajar banyak dari cerita tersebut. Selain mendengarkan cerita yang kami bawakan anak-anak kami ajak juga untuk berdiskusi mengenai cerita tersebut melalui sesi tanya jawab untuk mengetahui seberapa dalam pemahaman anak-anak dari mendengar cerita yang kami bawakan. Setelah itu, kami melanjutkan kegiatan lainnya di dalam kelas yaitu kegiatan membuat kolese dari kardus bekas dan daun. Pada kegiatan ini kreativitas anak-anak terlihat jelas dalam setiap karya yang mereka buat. Mereka sangat kreatif dalam membuat berbagai macam gambar ataupun bentuk-bentuk lainnya dari daun yang kemudian mereka gabung dan tempel menjadi karya seni yang sangat bagus. Sama halnya dengan hasil kreativitas dari botol bekas, hasil kreativitas kolase yang telah jadi ini, kemudian juga kami pajang bersama anak-anak di dalam kelas sebagai hasil karya mereka. Pada sore harinya, kami kembali bermain permainan tradisional yang semakin mempererat hubungan kami dengan anak-anak.
Hari ketiga, seperti biasa dimulai dengan kegiatan bernyanyi dan melakukan ice breaking. Setelah itu, kami lanjut dengan kegiatan membuat pojok baca di kelas 3 dan 4. Namun, sebelum itu kami membagikan buku hasil donasi yang kami bawa. Kami bagikan buku-buku tersebut ke kelas 1 sampai kelas 6. Selain itu, kami juga bagikan buku tersebut satu-satu ke semua murid untuk mereka bawa pulang ke rumah untuk dipelajari dan dibaca di rumah. Setelah pojok baca selesai dibuat anak-anak sangat antusias mengambil buku yang kami bawa untuk mereka baca. kami juga menemani anak-anak membaca buku-buku tersebut dan membantu mereka memahami isi bacaan. Selain itu, kami juga mengadakan diskusi kecil bersama anak-anak tentang isi cerita buku yang mereka baca, yang ternyata sangat diminati anak-anak dengan antusias. Setelah semuanya puas membaca kemudian kami mengajak anak-anak untuk membuat mading bersama dengan tema edukasi membuang sampah pada tempatnya dan kampanye stop bullying. Di mana dalam kegiatan ini kami dapat mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pentingnya saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Hasil mading ini, kemudian juga kami pajan di kelas agar anak-anak selalu ingat untuk menjaga kebersihan dan menghargai satu sama lain. Sore harinya, kami kembali bermain permainan tradisional yang selalu disambut dengan antusias oleh anak-anak hingga membuat hari itu penuh tawa dan kegembiraan.
Hari keempat di SDN Jambu Baru 1 dimulai dengan penuh semangat dan keceriaan. Pagi itu, kami mengadakan kegiatan senam pagi yang diikuti dengan antusias oleh para siswa dan masyarakat sekitar. Suasana meriah dan semangat membara terasa di setiap sudut sekolah, dengan suara tawa dan semangat yang menggema. Setelah senam pagi, para siswa terlihat lebih segar dan siap untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Pada sore harinya, kami mengadakan permainan tradisional di halaman sekolah. Anak-anak berlarian dengan gembira, mencoba berbagai permainan yang mungkin sudah jarang mereka mainkan. Mulai dari lompat tali, egrang, hingga Kotak pos, semuanya dimainkan dengan penuh antusias. Kegembiraan terlihat jelas di wajah-wajah mereka, dan suara tawa serta sorakan memenuhi udara sore itu. Permainan tradisional ini tidak hanya memberikan kesenangan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan kerjasama. Melihat anak-anak begitu bergembira dan bersemangat membuat kami merasa bangga dan puas, mengetahui bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi mereka. Hari keempat di SDN Jambu Baru 1 benar-benar menjadi hari yang penuh keceriaan dan kebersamaan, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang terlibat.
Pada hari kelima, kami dari divisi pendidikan bergabung dengan divisi lingkungan untuk melaksanakan kegiatan menanam tanaman hias yang akan dipajang di depan kelas. Kami tidak hanya membantu menanam, tetapi juga memberikan edukasi kepada anak-anak tentang cara merawat tanaman agar tetap hidup dan tumbuh subur. Anak-anak dengan penuh semangat mendengarkan penjelasan kami, dan terlihat antusias saat mempraktikkan cara menyiram tanaman dengan benar. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru bagi mereka, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Tanpa terasa, kegiatan menanam tanaman hias ini menjadi program kerja terakhir kami di SDN Jambu Baru 1. Setelah semuanya selesai, kami berpamitan kepada kepala sekolah. Meski kepala sekolah tidak bisa hadir, perpisahan kami diwakilkan oleh ibu wali kelas 6. Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan dukungan yang telah diberikan selama kami berada di sekolah ini. Momen perpisahan ini terasa haru dan penuh kenangan, menandai akhir dari perjalanan kami yang penuh pengalaman berharga dan kebersamaan yang erat dengan anak-anak dan seluruh staf sekolah.
Pengalaman selama lima hari ini sangat berkesan dan penuh makna bagi kami di divisi pendidikan. Melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan kreativitas dan wawasan anak-anak di Desa Jambu Baru ini. Setiap hari, kami melihat perubahan positif dalam diri anak-anak, mulai dari semangat belajar hingga kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya. Terima kasih kepada pihak sekolah SDN Jambu Baru 1 serta seluruh warga Desa Jambu Baru yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan kami. Pengabdian ini bukan hanya memberikan manfaat kepada anak-anak, tetapi juga memberikan kami banyak pelajaran berharga dan kenangan indah. Semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kita semua.